Selasa, 15 Oktober 2013

Mie Lethek Memang Jos

 Sang sapi
Mie Lethek tetap maknyus sampai kapanpun, alami dan higenis. Proses pembuatan mie lethek sangat unik dan tradisional. Pabrik mie lethek terletak di Dusun Bendo, Desa Trimurti, Kecamatan Srandakan, Kabupaten Bantul, Yogyakarta. Pabrik mie lethek berdiri sejak 1940an, pabrik sempat berhenti beroperasi tahun 1983 hingga pertengahan 2003 karena tidak ada yang mengelola karena persoalan  ekonomi. Usaha mie lethek merupakan usaha turun-temurun keluarga Umar Bisyir Nahdi. Saat ini  pabrik dihidupkan kembali  oleh cucu dari Umar Bisyir Nahdi, yaitu Yasir Ferry Ismatrada. 

Semua peralatan proses pembuatan mie lethek dipertahankan menggunakan alat tradisional, seperti alat penggiling tepung berupa batu silinder seberat 1 ton yang ditarik menggunakan tenaga sapi, dan oven berbahan bakar kayu. Hanya alat pencetak atau pres mie yang saat ini telah diganti menggunakan mesin dengan tiga orang pekerja sebagai operator. Awalnya alat pencetak atau pres mi menggunakan alat yang disebut "tarikan" yang harus dioperasikan secara manual oleh delapan pekerja. 

Mie lethek terbuat dari bahan dasar tepung tapioka atau tepung singkong yang dicampur dengan gaplek. Kedua bahan itu diaduk dengan menggunakan alat berbentuk silinder. Silinder tersebut digerakkan oleh tenaga sapi. Setelah bahan baku diaduk, dimasukkan ke tungku kukusan, lalu diaduk lagi untuk mengatur kadar airnya. Kemudian adonan tersebut dipres dan dikukus lagi. Proses terakhir berupa pencetakan dan penjemuran mie hingga kering. Penjemuranpun mengandalkan panas matahari selama hampir 18 jam. 


Produk mie ini disebut mie lethek karena warna mie ini tidak secerah mie pada umumnya, yakni putih atau kuning. Warna mie ini buthek atau keruh karena tidak menggunakan bahan pemutih, pewarna, ataupun pengawet. Lethtek dalam bahasa Jawa artinya kotor, Mie lethek diberi merek oleh keluarga Yasir dengan merek Mie Garuda, Mie Garuda dijual dengan harga Rp 8.000 per kilogram dan dipasarkan di daerah Yogyakarta dan sekitarnya. Proses pembuatan mi lethek secara tradisional, dipasarkan pun di pasar tradisional itulah yang membuat Mie lethek sangat Istimewa keberadannya.