Rabu, 11 Juni 2014

Doktrinasi Makan Mi Lethek Harus Dimulai Sedari Dini

Anak Balita Makan Mi Lethek
Kita memang mempunyai strategi ramah dengan balita atau batita. Anak siapapun yang datang dengan orang tuanya sebagai pelanggan Mi Lethek Mbah Mendes akan kita sapa dengan ramah. Kita tidak pernah menganggap anak-anak itu nakal (mainan garam, merica, tusuk gigi, numpahin kecap dll), membuat bising (lari-lari, teriak2, menangis dll), merepotkan (muntah2, minta piring kosong, gelas kosong dll). Kita akan layani dengan penuh cinta dan sabar. Bahkan kita menyiapkan menu khusus yaitu Omlet Mendes untuk anak-anak yang belum terbiasa makan mi lethek.





 Pemikiran kita positip saja bahwa anak-anak itu merupakan subyek yang bakal bertindak sebagai jaringan investasi masa mendatang. Jika mereka sudah suka dengan mi lethek maka masa kesukaan mereka lebih lama daripada orang tua. Mereka suatu ketika akan datang kembali dan biasanya membawa rombongannya. Simple saja pemikiran kita.

Doktrinasi makan mi lethek hrs dimulai dari usia dini, biar ketagihan trus ngajak ortunya ke warung mbah mendes, kelak saat ABG biar ngajak kawannya ke warung, kelak kalau dewasa biar ngajak koleganya ke warung, dan besok kalau sdh kerja ngajak teman kerjanya ke warung. Begitu seterusnya.

Senin, 09 Juni 2014

Debat Capres Menurunkan Omset Mi Lethek

Pas jam 20.00 wib sampai jam 21.30 wib Mi Lethek Bantul "mbah Mendes" lenggang tanpa pelanggan, baru kali ini terjadi suasana begini, pertanda bahwa warung mi lethek adalah warung rakyat, rakyatnya lupa makan mi karena sedang ndelok debat capres. Waktunya kita kemas-kemas tutup warung, beberapa mobil berdatangan, maaf kita sudah capek menunggu debat capres, kita mau pulang. Kita tidak ngongso cari uang kog, kita turun omset 35% ora popo!. It is time to sleep. Bravo demokrasi, bravo debat capres, congrat for Jokowi. 

Wedang Uwuh

Kamis, 05 Juni 2014

GKR Alit Mampir Dahar Mi Lethek mBah Mendes

Jelas bahwa kedatangan GKR Alit dari Solo yang bersedia mampir dahar mi lethek merupakan kebanggaan tersendiri bagi kami. Apalagi masih ngersake bungkus 2 porsi mi lethek goreng plus 2 porsi plencing goreng. Sayang kami saking kaget dan bangganya sampai lupa meminta menuliskan pesan dan kesannya di buku tamu kami. Sehabis photo bersama sambil pamit berkali-kali memuji masakan mi lethek "raosipun echo sanget..."

GKR Alit baju putih bersama crew Mendes