Selasa, 21 Oktober 2014

Mi Lethek Bantul Mbah Mendes Meguwo Pas Setahun 16/10/2014

Ternyata setahun sudah berlalu sejak 16 Oktober 2013 Mi Lethek Bantul Mbah Mendes buka cabang di Meguwoharjo. Dengan promosi berbekal spanduk berupa banner yang murah meriah tetapi informatif membuat banyak pelanggan penasaran datang untuk mencobanya. Bahkan ada calon pelanggan yang awalnya terganggu jalannya kala lewat depan warung saat dihentikan tukang parkir karena ada mobil yang hendak keluar dari warung. Rasa penasaran yang menggelitik, apa sih mi lethek itu? telah membuatnya datang pada kesempatan berikutnya.


Spanduk Mi Lethek Bantul Mbah Mendes

Awalnya kita hanya menyediakan tempat terbatas untuk makan para pelanggan. Ruangan berukuran 8 x 4 m kita pikir cukup untuk melayani pelanggan. Namun dengan berjalannya waktu, dengan promosi seadanya secara gratis lewat media sosial seperti Facebook, blogger, Forsquare, dan dari mulut ke mulut ternyata perkembangan jumlah pelanggan begitu cepat bagai bola salju.

Ruang Atas Awal Pelayanan Mi Lethek
Omah Limasan Siap Melayani Jamuan Makan Mi Lethek

Perkembangan selanjutnya menuntut kita sebagai pihak tuan rumah, pemilik bisnis, Manajemen Mendes untuk memperluas ruang dengan mendirikan Omah Limasan secara knock down. Omah limasan kita pilih karena kita hendak menghadirkan warung dengan suasana desa etnik Jawa berikut dengan musiknya. Kami sebagai pemilik bisnis mi lethek banyak mengalami kegelisahan, pergumulan, keterbatasan dan berbagai-bagai masalah untuk menjaga agar warung tetap eksis dan berkembang. Problematika itu tentu tidak bisa kami ceritakan disini namun doakan saja smoga warung ini tetap eksis dikancah kuliner Yogyakarta.

Berikut ini sebagian kecil para pelanggan yang berhasil kita abadikan dengan camera. Sebetulnya lebih banyak lagi pelanggan yang tidak sempat  kita rekam kedatangannya.