Kamis, 31 Maret 2016

Repeat Order Wedang Uwuh

Repeat order

Cara Tuhan menggelontorkan berkah memang tak terduga, namun anehnya semua bisa dimengerti dan diterima dengan masuk akal.

Siapa sangka wedang uwuh bisa dijual online? Semua terjadi secara alami begitu saja. Ada pelanggan luar kota ke Mi Lethek Bantul "Mbah Mendes", minta dibungkusken wedang uwuh mentah yang belum diseduh sebanyak 5 bungkus dan minta petunjuk pembuatannya. Setelah dibuat dirumahnya, dia bisa dengan santai baca koran ngemil kue kering nyeruput wedang uwuh. Beberapa hari kemudian stock wedang uwuh mentah habis, lantas pesan lewat WA, dan kita kirim via paket, jadilah transaksi online. Sangat sederhana dan masuk akal.

Rupanya tidak hanya berhenti sampai disitu, dia cerita kepada temannya dan kebetulan temannya punya restoran di kota itu, temannya kepikiran untuk menjual wedang uwuh dalam salah satu menu minumannya. Dan ternyata laku dijual, bahkan laris manis... Nah,pada gilirannya repeat order ke Mendes seminggu sekali 100 sachet...rencana Tuhan yang sangat manis bukan?

Oleh karena itu nggak usah segan-segan lah, jika anda kepingin nyeduh wedang uwuh dirumah, WA aja ke nomor 0852-9313-7649, praktis dan mudah bukan?

Tunggu apa lagi?....salam mendes

Rabu, 30 Maret 2016

Menjadi Pembawa Semangat

Turis dari berbagai negara
Sering kali Tuhan mencelikan mata kita untuk membongkar mental blocking yang kita punya. Contohnya begini, sejak sore kemarin hujan deras beserta angin melanda Yogya. Warung Mendes trocoh semua, meja kursi basah, lantai kotor banyak sampah masuk, udara lembab dan dingin. Kondisi demikian membuat mental kita down, pertanda jualan gak laku, itu pikiran kita...

Tetapi dengan tabah kita sapa seluruh anak buah yang sedang menyiapkan peralatan dan bahan masak. "Semua bahan siap?" Ok bos, tapi genting bocor semua basah, lantai kotor penuh sampah...Ok...ok, mari kita bersihkan....maksudku bersihkan hati juga supaya tetap optimis. Meski hati juga hancur tetapi kita harus mampu menjadi inisiator pembangkit semangat....

Ternyata, meski hujan belum juga reda, dan Yogya dilanda puting beliung di sekitaran Gembiroloka, warung Mendes masih diberi berkah ketamuan pelanggan dari berbagai rombongan bermobil. Ada yang lokal ada yang dari jakarta dan bahkan di photo itu sebuah NGO dengan berbagai bangsa hadir di warung dengan 3 mobil taxi.

Oleh karena itu, janganlah pesimis, apalagi menghakimi rejekimu sendiri, biarlah Tuhan yang mengatur rejeki kita, dan kita hanya dipasrahi mengatur rekening kita.

Salam Mendes..

Selasa, 29 Maret 2016

Mendes Ketamuan Chef Hotel Berbintang

Para Chef Hotel Berbintang
Kali ini Mendes ketamuan para Chef Hotel Berbintang yang ada di Yogyakarta. Seragam mereka serem saat di Kitchen Hotel, dengan topi chef warna putih yang gagah, baju chef, celemek dll serta tangannya mahir merajang bahan masakan, skil nya jago dalam meracik masakan....ini mereka datang ke Mendes, kita harus bilang apa coba? Rasanya jengah seperti hendak ditelanjangi saja....

"Malam2 gerimis begini, jika perut lapar tapi pengin makanan yang rendah kalori, yang indeks glikemiknya rendah dan sehat, yah...kumpul ke Mendes saja solusinya."

Waow...statemennya sungguh menyejukkan hati, tiwas deg-deg plas dada ini. Katanya, mereka itu ahli masakah eropa tapi jujur tidak paham masakan lokal, justru mereka pengin menghadirkan masakan lokal di Hotel, mereka mau tukar kawruh dengan Mendes...Hah??? duniaku menjadi terbalik bro, terbalik jadi bangga....hahaha

Salam Mendes

Minggu, 27 Maret 2016

Turis Spanyol Suka Mendes

Turis Spanyol
Mendes.....wow....Mendes. Saya tertarik dengan sebutan Mbah Mendes. Nama Itu bergaya spanyol,  apa ada orang Spanyol buka restoran disini? Oleh karena itu saya berhenti dan pingin merasakannya. Saya asli orang Spanyol dan nama Mendes sangat menarik hatiku.  

"Penjelasan dari pemilik resto sedikit membuatku kecewa karena nama Mendes tidak ada kaitannya dengan Spanyol. Ternyata Mendes singkatan dari Menu Desa, sangat aseli Yogya. Kekecewaan soal nama terobati ketika taste yang saya rasakan sangat mengena, aku suka sekali dengan mi gorengnya dan juga nasi gorengnya, terlebih dimasak tanpa micin. Special Mendes dan enak top...."

Rabu, 23 Maret 2016

Surya Tour & Travel on Mendes

Surya Tour & Travel
Awalnya mereka telpon dahulu untuk memastikan segala sesuatunya. Apakah ada lahan parkir yang cukup luas untuk bis dan aman? Apakah bisa masak dengan cepat dan enak?

Itu pertanyaan klasik yang sering kita terima. Anda tidak usah kawatir soal parkir bro. Karena belakang warung ada lapangan satu hektar yang muat puluhan bis pariwisata dan sangat aman. Soal masak serahkan kepada chef kami, pasti kita layani dengan cepat dengan standard rasa Mendes yang tetap enak.
 
Nah akhirnya Surya Tour dan Travel dengan guide Bro Paulus Tri Kuncoro mengajak tamunya sebanyak 10 orang mendarat untuk makan malam di Mendes. 

Setelah mereka duduk dan menuliskan pesanan, tak terlalu lama menunggu minuman dan masakan yang dipesan selesai disajikan, mereka melongo dengan mata berbinar saling ngincipi pesanan teman yang berbeda menu, semuanya enak meski jelas dimasak tanpa mecin, kandani og...

Minggu, 13 Maret 2016

Sri Muslimatun, Wakil Bupati Sleman Mendesan

Sri Muslimatun sebagai Wakil Bupati terpilih.
Sungguh kami tidak menyangka bakal ketamuan seorang Wakil Bupati Sleman, yaitu Bu Sri Muslimatun makan di warung Mi Lethek mBah Mendes Meguwoharjo. Mohon dimaklumi dan dimaafkan jika kami tidak mengenalnya mengingat kami belum pernah srawung.. kami pan hanya rakyat jelata penjual mi lethek dan lebih dari pada itu  kami ber ktp Bantul hehehe....Begitu ajudannya menginformasikan kepada kasir saat hendak membayar bahwa beliau adalah Wakil Bupati Sleman, maka tanpa takut kehilangan moment dengan kamera hp seadanya kita abadikan dengan mengajak selfi, inilah uniknya mendes hahaha...

Analisa kami, seorang pejabat teras Kabupaten tentu tidak sembarangan mencari dan mendarat di warung makan setempat. Tentu ada ajudan yang telah menginformasikan keberadaan warung Mi Mendes kepada beliau. Beliau tentu mempertimbangan kepatutan tempat, rasa dan kenyamanan. Pantaslah jika kami mongkog, bangga sebagai warung lokal yang sehat mendapat kunjungan seorang pejabat. Dikunjungi pelanggan saja sudah bangga apalagi pejabat, artis dll sebagai public figur....tentu kesempatan indah ini tidak kita lepaskan begitu saja untuk numpang promosi hehehe... 

Nah jika anda penasaran dengan rasa mi lethek warung Mendes tapi males untuk datang ke warung, silahkan kontak Gojek untuk area dalam kota Yogyakarta. Jika anda berdomisili luar kota Yogya dan penasaran pengin masak mi lethek sendiri, kita siap mengirimkannya via paket. Saat ini sudah banyak yang kita kirim mulai dari Tanjungpinang Kepulauan Riau, Jakarta, Bandung, Semarang, Pati, Surabaya, Denpasar dll.

Silahkan WA : 0852-9313-7649 untuk pembelian online baik mi kering, wedang uwuh dan wedang secang.

Salam Mendes. 

Jumat, 11 Maret 2016

Om Didik Nini Thowok Mendesan

Didik Nini Thowok (Kanan)
Photo di atas itu asli bro...buat apa mBah Mendes ngedit photo dengan menempelkan tokoh tari yang ngetop ini? Mau numpang kondang? Enggaklah, mBah Mendes membangun ketenaran dengan cara halal bro, jujur dan berdasarkan taste yang enak serta sehat....Pada kenyataannya Om Didik Nini Thowok sudah dua kali mendesan di warung kami. Dan ini photo kali yang kedua. Kali pertama dia datang dengan penuh heran, kog lethek tapi enak...dan kali kedua datang karena sudah terkena tagline Mendes "teko pisan dadi tuman" oleh karena itu waspadalah....hahaha

Laiya...seniman lukis sekelas Sekarlangit Sapto Hoedoyo sampai seniman tari sekaliber Om Didik Nini Thowok, MC kondang Gareng Rakasiwi, artis sekelas Sheila on 7, pejabat sekelas Pak Djarot Wakil Gubernur DKI, para pakar pangan gizi dan dosen UGM, para direktur Bank Mandiri, BNI Syariah maupun BRI serta Bukopin, mantan Menteri sudah datang ke warung Mi Lethek Mbah Mendes lah kog sampiyan belum datang...njur tunggu apa lagi?

Atau mau pesan mi kering? Wedang Uwuh? Wedang Secang? Silahkan hubungi WA : 0852-9313-7649

Untuk daerah Yogyakarta, anda pun bisa pesan antar via gojek.

Banyak pilihan bukan? Itulah Mendes yang selalu mengikuti bisnis kekinian....hehehe

Kamis, 10 Maret 2016

Membangun Kepercayaan Mendes


Kepercayaan itu dibangun bukan dalam waktu sepekan, tetapi melalui proses dengan waktu yang relative lama. Demikian pula halnya dengan  warung mi lethek bantul mBah Mendes, perlu waktu setahun untuk muncul di permukaan bisnis kuliner di Yogya yang sangat kompetitif. Pahit getirnya bisnis kuliner mi mendes tahun pertama sungguh melelahkan,menguras moril dan materiil. Ibaratnya bayi yang baru lahir, masa balita adalah masa yang ringkih, rentan penyakit dan membutuhkan dokter yang siap siaga 24 jam nonstop merawat kesehatannya supaya tetap hidup sehat. Semua bisnis mau tak mau harus melewati masa ini  supaya owner dan bisnis itu menyatu membentuk passion yang genuine, khas dan otentik.

Setelah bisnis jalan menginjak tahun ketiga, barulah para sumber dana datang mengincar hendak ikut berperan cawe-cawe membesarkan. Kalau boleh saya urutkan, sejak buka cabang Mi Mendes Jl Parangtritis BRI lah yang aktif datang meloby soal pendanaan (Kepala Wilayah dan Kepala Cabang), setelah cabang jl Paris berjalan datanglah Rabo Bank (Kepala Wilayah bersama staff nya), terus BNI Syariah, dan kemudian Bukopin dengan acara Berani Jadi Milyader kerjasama dengan Metro TV dan kini giliran Mandiri dengan acara Wirausaha Muda Mandiri yang di helat di Grha Sabha Pramana UGM 8-10 Maret 2016. 
Dua hari menjelang acara kita ditawari untuk buka stand (free) oleh staff bank Mandiri karena masih ada slot stand yang kosong, malam menjelang buka stand seorang direkturnya, yaitu Pak Tardi datang dengan beberapa staffnya ke warung dengan alasan jajan ngincipi mi mendes, sungguh suatu pendekatan yang sangat manusiawi bukan? Buntutnya kita diminta pasang kartu gesek, non cash transaction on Mendes,padahal di warung sudah ada alat gesek dari BCA dan BRI, tapi nggak apa-apa lah biar komplit banyak bank..

Pak Tardi (No 2 dari Kiri) Direktur Bank Mandiri
Tentu saja warung mi lethek mbah mendes merasa tersanjung atas tawaran ikut buka stand, karena ini merupakan kesempatan manis untuk ikut promosi? Mengapa tidak? Kita putuskan untuk ikut berperan membuka stand di acara Wirausaha Muda Mandiri 2016.
Memang sedikit gedubrusan mengingat hanya punya waktu 2 hari untuk persiapan pembuatan stand. Tapi toh semua bisa dilalui dengan lancar dan terkendali berkat pengalaman masak berulang kali diluar warung. Setelah stand tertata siap melayani pelanggan, tak lupa crew Mendes action selfi dahulu di dalam stand.

Crew Mendes Siap Action
Hari pertama relative sepi pengunjung tetapi omset cukup lumayan, entah karena kami muda beda dan berbahaya, atau karena enak top otentik dan sangat mendes, walhalualam… Hari keduanya justru meledak sampai kehabisan stock mi lethek basah yang siap masak, audubilah alazim….kita harus mendatangkan mi basah siap masak dari warung, paringono sabar…

Chef Mendes in action
 Untung kami mempunyai team chef mendes yang mumpuni segala cuaca dan medan. Kondisi krodit banyak pelanggan tetap tidak menggoyahkan konsentrasi mereka untuk tetap masak dengan tenang sesuai standard mendes yang enak walau tanpa mecin. Ingat, mi lethek kami adalah mi lokal sehat karena dibuat dari tepung ketela dengan proses tanpa pewarna dan pengawet serta dimasak tanpa mecin.

Ingin tahu rasanya? Datanglah ke warung kami….salam mendes

Jumat, 04 Maret 2016

Promosi via komunitas

Prof. Sri Raharjo bersama Alumni FTP UGM
Memang kita sengaja untuk mengajak mereka berkumpul di Warung Mi Mendes karena mereka masuk target market kami. Dan kami hendak me-Mendes-kan FTP UGM syukur me-Mendes-kan UGM sehingga kita plesetkan sebagai Unipersitas Gadjah Mendes haha...

Mereka adalah para ahli pangan dan gizi dari jurusan Pengolahan Hasil Pertanian - FTP UGM. Biarlah mereka mencacimaki habis masakan yang kita sajikan karena ini merupakan masukan yang sangat berarti bagi warung kami. Kritikan pedas sekalipun bukan menyurutkan niat kami, justru menjadikan cambuk untuk percaya diri dan memperbaiki sesuai saran yang kita terima.

Grup WA dan FB tetap kita srawungi sambil sesekali menayangkan aktivitas kami di warung Mi Lethek Mbah Mendes. Efeknya, sebagian besar alumni FTP UGM mengenal warung kami. Smooth promosi ini memang sengaja kita lakukan. Hingga akhirnya kami dijadikan narasumber pada Festival Pangan Nusantara saat Dies UGM 2015.

Menjadi Narasumber Festival Pangan
Lepas menggarap komunitas alumni FTP UGM sekarang kita targetkan untuk me-Mendes-kan alumni de britto, oleh karena itu kita berusaha masuk ke dalam komunitas alumni SMA De Britto. Kesempatan itu terbuka saat setelah pilpres Paguyuban Alumni De Britto 2015, dengan munculnya banyak nitizen alumni de britto di jejaring FB. Kita aktif berkomunikasi dengan lintas angkatan alumni sehingga pada akhirnya terbentuk DBBC (De Britto Bussinus Comunity). Secara tidak sengaja dipercaya sebagai Bendabara DBBC sehingga lebih mudah mengajak pengurus untuk rapat dan pertemuan di warung. Puncaknya kemarin 27/2/16 ditunjuk sebagai moderator acara ASU (Ayo Sinau Menjadi) Pengusaha Tangguh di Hotel Dafam Yogyakarta. Hal begini secara langsung mengenalkan Mendes di kancah alumni de britto.

Moderator Talkshow
Marilah kita kenalkan produk kita mulai dari teman dekat kita. Sederhana saja filosofinya, yaitu jika tak kenal maka tak sayang. Semoga semua sakses berkat promosi model begini. Salam mendes.

Rabu, 02 Maret 2016

Mi lethek Yang Sehat



Wismoyo Adisubroto, Deputi Bidang Pendanaan Pembangunan Bappenas dari Jakarta

Para Dokter yg sedang mengambil specialis di UGM

Adrie Wongso,Motivator Sakses

Shooting Diktektif Rasa Trans 7

Pak Djarot, DKI 2

Mi Godog Mendes

Wedang Uwuh

Wedang Jahe

Saat bayar di kasir sebenarnya bisa saja ia mengulurkan uang menerima nota dan kembalian terus pulang. Tetapi dia masih saja berdiri di depan meja kasir dengan wajah memendam cerita yang hendak disampaikan.



Saya dari Jakarta Pak Mendes tetapi saya melihat sajian mi lethek ini dari berbagai tivi dan media online sbb:



- Net TV
- BJM Metro TV
- BNews Metro TV
- Dr.Oz Trans TV
- Kuliner di TVRI
- Detektif Rasa Trans 7.
- TV 3 Malaysia

- FanPage di FB

- Instagram

- Tweeter


Bahkan saudara saya yang aseli Yogya saja sampai tidak tahu saat kutanya dimana Mi Lethek "Mbah Mendes" yang terletak di Bantul, Sleman, Jogja dan Kulon Progo ini?

Sampai saya harus menerangkan apa itu Mi Lethek ?
Mi Lethek itu terbuat dari tepung tapioca (ketela) dan gaplek. Mbah Mendes berani ngeklaim sebagai mi sehat karena dalam proses produksinya Mi Lethek dibuat Tanpa Pewarna (warna lethek aslinya tepung ketela), Tanpa Pengawet (hanya dikeringkan dgn matahari), serta dimasak tanpa menggunakan micin (MSG).

Kita bisa memesan Mi Lethek "Mbah Mendes" goreng/godog dengan taste gurih,juga plencing goreng/godog dengan taste manis pedas. Karena rasa yang enak serta proses pembuatan yang sehat dan higienis, Mi Lethek Mbah Mendes mendapatkan banyak promosi "gratis" berupa liputan oleh media.



Mbah Mendes juga menyediakan minuman herbal sehat yaitu wedang uwuh (usir masuk angin), wedang secang (usir pegel linu) dan wedang jahe (hangatkan badan) yang mempunyai citarasa khas Mendes.


Saya pun sampai tahu tagline mBah Mendes yang “Teka Pisan Dadi Tuman” (Sekali Datang Jadi Ketagihan).


Informasi komplit ini saya dapatkan di Fanpage FB “Mi Mendes Jl Paris Km 3,5”


## Cikal Bakal (11:00 - 22:00) :
- Sorobayan, Gadingsari , Sanden, Bantul.

## Pusat (11:00 - 22:00) :
- Jl Ring Road Utara (sebelah Utara Lotte Mart atau belakang Pom Bensin), Maguwoharjo, Depok, Sleman, Yogyakarta. Kode Pos : 55282 Telp.: 085100940338, 08122940055

## Cabang Jl Parangtritis (16:00 - 22:00) :
Jl Parangtritis Km 3,5 Salakan, Yogyakarta.

Telp/WA: 0852-9313-7649

## Cabang Wates (16:00 - 22:00) :
Jl Brigdjen Katamso No. 44 Wates, Kulon Progo.

ORDER ONLINE WA : 0852-9313-7649  (Mi lethek kering, wedang uwuh dan secang)

* Mi Lethek Mbah Mendes Siap Diundang Masak Untuk Acara Hajatan


Terima kasih Mi Mendes sudah menservice dengan baik, terima kasih live musiknya. Lagu Koesplus dan lagu nostalgia cocok didengarkan sambil makan Mi Mendes.