Rabu, 30 Maret 2016

Menjadi Pembawa Semangat

Turis dari berbagai negara
Sering kali Tuhan mencelikan mata kita untuk membongkar mental blocking yang kita punya. Contohnya begini, sejak sore kemarin hujan deras beserta angin melanda Yogya. Warung Mendes trocoh semua, meja kursi basah, lantai kotor banyak sampah masuk, udara lembab dan dingin. Kondisi demikian membuat mental kita down, pertanda jualan gak laku, itu pikiran kita...

Tetapi dengan tabah kita sapa seluruh anak buah yang sedang menyiapkan peralatan dan bahan masak. "Semua bahan siap?" Ok bos, tapi genting bocor semua basah, lantai kotor penuh sampah...Ok...ok, mari kita bersihkan....maksudku bersihkan hati juga supaya tetap optimis. Meski hati juga hancur tetapi kita harus mampu menjadi inisiator pembangkit semangat....

Ternyata, meski hujan belum juga reda, dan Yogya dilanda puting beliung di sekitaran Gembiroloka, warung Mendes masih diberi berkah ketamuan pelanggan dari berbagai rombongan bermobil. Ada yang lokal ada yang dari jakarta dan bahkan di photo itu sebuah NGO dengan berbagai bangsa hadir di warung dengan 3 mobil taxi.

Oleh karena itu, janganlah pesimis, apalagi menghakimi rejekimu sendiri, biarlah Tuhan yang mengatur rejeki kita, dan kita hanya dipasrahi mengatur rekening kita.

Salam Mendes..