Senin, 18 Juli 2016

Waktumu Dibeli Murah

Kenyataannya seperti itu. Sebagai pekerja bahkan kadang ada yang dibayar dibawah UMP setempat,THR tidak dibayar sesuai aturan, lembur tidak dibayar semestinya,tidak discover BPJS, jam kerja melebihi aturan 40 jam seminggu. Artinya, waktumu dibayar murah.

Jika kau hendak demo dan terjadi perselisihan acapkali buruh ada pada posisi yang kalah. Dan ujung-ujungnya PHK.

Saat gaji ratusan ribu, habis engkau belanjakan untuk cicilan motor, saat gaji naik menjadi jutaan habis juga untuk cicilan mobil kelas Avanza dan cicilan rumah,saat gaji naik menjadi puluhan juta, habis juga dengan mobil yang lebih berkelas seperti Alphard. Jarang yang menyisakan untuk investasi.Sehingga saat menginjak usia pensiun, saat anak-anakmu masih membutuhkan biaya untuk sekolah kau masih harus bekerja banting tulang sebagai buruh, ibarat kebo kabotan sungu…

Bisa aja tampilanmu mentereng,mobilmu berkelas, tetapi dimataku, engkau tetap sebagai karyawan, tak lebih sebagai buruh…
Engkau sibuk rapat di kota A pindah ke kota B,sesekali selfi menampilkan secuil status kerenmu di FB atas biaya kantormu….personal branding yang mantab, nampaknya sakses, kenampakannya saja…

Semakin tinggi gajimu akan semakin nyaman dudukmu disitu dan semakin sulit meninggalkan kenyamanan itu dan semua kemampuanmu sudah dibeli perusahaan dengan fasilitas,mungkin murah atau mahal,relative….tetapi dari segi waktu, tetap saja dibeli murah….

Berangkat pagi pulang petang,sibuk setiap hari,bahkan lupa nelpon estri, ultah anak apalagi kumpul keluarga karena waktumu tersita habis untuk pekerjaanmu, untuk perusahaan bos mu…

Ingat filosofi perasan air tebu? Sehabis dimasukin mesin peras, tinggal sampahnya dan air perasan tebunya sudah ditampung digelas untuk dijual. Andalah sampahnya kelak…..

Jangan salah sangka, bukannya saya negatip thinking kepada orang yang berprofesi sebagai buruh, boleh jadi hidup mereka fine-fine aja asal bisa menikmatinya….Jadi,hidup ini pilihan dan pilihan untuk membebaskan waktu dan finansialmu sangat terbuka untukmu. Tentu semua tergantung keberanianmu saja.

Ingat, jangan sia-siakan investasi waktumu sebab percuma menyesal kelak...
‪#‎salammendes‬