Selasa, 22 Agustus 2017

Mi Lethek Mbah Mendes Memang Beda



Dalam judul menu, fanpage fb, instagram, kertu nama, website, flyer, dll...kami selalu mengatakan “Warung Mi Lethek Mbah Mendes”, bukan Restauran..

Konsep kami pun berbeda, bukan dengan kursi makan yang ergonomisnya tegak supaya orang makan lekas pergi, melainkan dengan kursi santai model resban biar pelanggan lama-lama di warung...

Dan sudah diteliti oleh Google bahwa rata-rata pelanggan Mendes berdiam di warung selama 1,5 jam. Ini merupakan waktu silaturohim yang berkualitas beib..

Karena Mendes bukan hanya menjual makanan yang enak dan sehat, tetapi menyediakan tempat makan yang nyaman model warungan ndeso, bukan Eropah.

Pelanggan boleh makan sambil jigang, duduk silo...pokokmen sak bahagiamu...sambil mendengarkan alunan musik kenangan masa lalu macam Koesplus, Panbers, Campursari dll...