Rabu, 25 Oktober 2017

Jangan Pelit Berdoa






Pernahkan anda mendoakan kesaksesan seseorang? Nah sekarang mari kita lakukan. Entah anda dimana, coba pikirkan selama 10 detik saja. Pikirkan dua orang yang ada diruangan anda lalu katakan dalam hati “Saya mendoakan dengan tulus agar sie A bahagia, saya mendoakan dengan tulus agar sie B bahagia”.

Bukankah cara berdoa ini simple sekali? Ternyata cara ini telah mengubah banyak orang. Setiap orang yang telah mempraktekkan cara ini akan tersenyum puas sendiri dan merasa lebih bahagia ketimbang 1 detik sebelumnya.

Coba saja lakukan ini dalam ruangan kantor atau perusahaan anda. Setiap jam daripada ngelamun atau buka2 android yang tak bermanfaat. Ya, hanya 10 detik setiap jam nya. Pilih aja secara acak orang yang melintas di depan ruangan anda. Toh ini hanya di dalam pikiran anda, jadi tidak ada yang menyulitkan dan memalukan.

Mengapa praktik ini efektif untuk menciptakan suasana bahagia dalam hati?

Ketika saya mempraktekkan cara ini saya baru sadar bahwa sumber stress adalah karena kita sibuk memikirkan diri kita sendiri. Coba saja teliti baik-baik doa-doa kita, ada 99% untuk kebaikan, kebahagiaan, dan kekayaan diri kita sendiri.

Kayaknya jarang sekali kita menyelipkan doa untuk tetangga yang lagi susah, bakul mi lethek yang kerja sampai malem, petugas PLN yang benerin kabel putus tertimpa pohon di malam hari dan hujan.

Padahal salah satu sumber kebahagiaan itu ternyata adalah melakukan kebaikan untuk orang lain, altruisme.

Dan sebaliknya sumber ketidak=bahagiaan adalah selfish, egoisme, selalu Me Me dan Me (aku,aku dan aku.

Oleh karena marilah kita praktekkan dan saling mendoakan satu sama lain. Semoga kita menjadi orang yang bahagia.

#salammendes
#janganlupabahagia