Rabu, 08 November 2017

KERJA CERDAS




Suatu saat perampok masuk di sebuah bank dan berteriak kepada semua orang :


” Jangan bergerak! Tiarap! Uang ini semua milik Negara. Kalu mau selamat ikuti perintah ..”


Semua orang di bank itu menurut dan tiarap.


Di dalam manajemen, hal ini disebut sebagai “Mind changing concept – merubah cara berpikir“. Bakmi itu enaknya dimakan malam hari, mindset harus diubah, untuk pengganti makan siang juga bisa.


Dalam waktu sekejap semua orang berhasil merubah cara berpikir dari cara yang biasa menjadi cara yang kreatif.


Seorang  nasabah wanita yang sexy dan pemberani mencoba merayu perampok. Tetapi malah membuat perampok marah dan berteriak, ” Yang sopan mbak! Ini perampokan bukan perkosaan!”


Nah.. ini yang disebut ” Being professional – bertindak professional“. Fokus hanya pada pekerjaan sesuai prosedur yang diberikan. Perampok itu tetap fokus pada tujuan utamanya. Demikian juga bakul bakmi, harus fokus pada produk mi lethek beserta variannya...


Setelah selesai merampok bank dan kembali ke rumah, perampok muda yang lulusan MBA dari universitas terkenal di Amerika itu berkata kepada perampok tua yang hanya lulusan SD ” Bang, sekarang kita hitung hasil rampokan kita”.


Perampok tua menjawab. ” Dasar bodoh, Uang yang kita rampok banyak, ngapain repot menghitungnya. Kita tunggu saja berita TV, pasti ada berita mengenai jumlah uang yang kita rampok.”


Bukankah ini jawaban yang cerdas? Inilah yang disebut “Experience – Pengalaman“. Pengalaman lebih penting daripada selembar kertas dari universitas. Suatu saat anda akan tahu, bahwa kota dengan penduduk sekian, tingkat pendapatan sekian bisa diperkirakan harga produk sekian bisa mencapai omset sekian.


Sementara di bank yang dirampok, si manajer berkata kepada kepala cabangnya untuk segera lapor ke polisi. Tapi kepala cabang berkata, ” Tunggu dulu, kita ambil dulu 10 milliar untuk kita bagi dua. Nanti totalnya kita laporkan sebagai uang yang dirampok.”


Hal ini disebut “Swim with the tide – ikuti arus“. Mengubah situasi yang sulit menjadi keuntungan pribadi.


Kemudian kepala cabangnya berkata,” Alangkah indahnya jika terjadi perampokan tiap bulan.”


Hal ini disebut “Killing boredom – menghilangkan kebosanan“. Kebahagiaan pribadi jauh lebih penting dari pekerjaan rutin Anda.


Keesokan harinya berita di TV melaporkan uang 100 milliar dirampok dari bank. Perampok menghitung uang hasil perampokan dan perampok sangat murka. “Kita susah payah merampok cuma dapat 20 milliar,orang bank tanpa usaha dapat 80 milliar. Lebih enak jadi perampok yang berpendidikan rupanya.”


Hal ini disebut sebagai “Knowledge is worth as much as gold – pengetahuan lebih berharga daripada emas“. Nah...pada level franchise, anda tinggal menjual knowledge tentang bisnis anda, sistem anda...


Dan di tempat lain manajer dan kepala cabang bank tersenyum bahagia karena mendapat keuntungan dari perampokan yang dilakukan orang lain.


Hal ini disebut sebagai “seizing opportunity – berani mengambil risiko“.


Selamat mencermati kisah diatas. Meski mengandung humor namun ada point-point yang bisa kita tangkap dari humor bisnis di atas, kuat dilakoni yen ra kuat ditinggal ngemi...
 Hahaha...


Selamat pagi...ssst, lihat photnya, mi mendes tayang di TV One
#salam mendes ..

#cemilanbisnis