Sabtu, 30 Desember 2017

Rombongan Bola salju




Beberapa hari sebelumnya mas Hanggung datang bersama kawannya yang dari Freeport. Malam ini hadir membawa kerabatnya dari Jakarta.

Ada kerabatnya yang sudah 20 tahun kerja sebagai manajer di Jepang dimana konsen soal makanan begitu kikrik diperhatikan nilai gizi dan sehatnya, mengatakan mi lethek ini enak dan hendak dipromosikan kepada kawan2nya, tentu ini sangat menyenangkan...


Photo yang lain adalah rombongan alumni de britto lintas angkatan, Hampir setiap malam ada saja alumni yang hadir di warung. Karena warung semakin dikenal sebagai terminal, sebagai titik kumpul para manuks alumnus.

Hahaha
#salammendes
#tempatnongkrongasik

Jumat, 29 Desember 2017

Nge charge semangat





Pagi tadi badan pegel semua sehabis seminggu ini kurang tidur dihajar warung kebak wisatawan domestik yg libur natal dan akhir tahun. Rasanya masih pengin tidur tp sehabis cek WA kog gula batu habis, bumbu entong, es batu, telur, dll...meh blonjo wegah banget...

Dalam kejenuhan nyopir nyari gula batu ke jl imogiri kog papasan orang ider sapu gagang panjang dan sogok buah. Tiba2 saja kaki injek rem dan sain kiri parkir pinggir jalan, mengejar bapake yang ngider masuk gang...

Pak tunggu pak...sapu gagang panjang dan pengunduh buah dijual brp? 50.000 mas. Boleh sy tawar 30.000. Jangan mas, 40.000 lah.

Ego galauku njengat, ya udah nggak jadi beli...aku pura2 ngeloyor balik ke mobil...bapake nggondeli, eh mas sini ...untuk penglaris, silahkan dipilih... Sy ambil satu set kubayar 50.000. Ini kembaliane mas sambil ulurkan uang 20.000 an. Bukane bpk tadi nawarin 50.000, ambil aja kembaliannya. Terbata-bata orangnya bilang terima kasih.

Pak, saya puas sudah boleh nawar...bpk dari mana? Parakan Temanggung, lah sapu sepanjang 3 m ini gimana bawane, numpang truck mas. Bpk bawa 10 sapu jika laku semua duite 500.000, brp hari habis ider jalan kaki begini, bisa seminggu sampai 2 minggu mas, lah tidur dimana, habis utk makan dong pak...

Nah, kalo saya lagi down begini, jangan ndongak kpd orang lain yg lebih sakses. Pandanglah semangat bpk ini yang fight dari Parakan Temanggung ke Yogya numpang truck sayur dan buah. Numpang itu ya gak bayar. Utk makan sehari sekali dia numpang atau mengharap belas kasihan orang lain, juga tidurnya...

Kog sy yg bermodal mobil, rumah, tempat usaha masih nge down sgala. Bapak ini memberiku contoh semangat hidup pantang menyerah. Modalnya hanya semangat dan langkah kakinya membawa kemanapun sapu itu pergi...kita harus banyak belajar soal hidup kepada mereka yang kepepet, kesrakat dan yang hidupnya terlalu keras...hmm

Terima kasih pak....
Engkau sangat mendes...

Kamis, 28 Desember 2017

Budaya Antree...




Mas Kimpul ini ternyata aseli Dipowinatan, pas mudik Natal juga hadir dalam acara MPK (Manuks Pulang Kandang), estilah keren daripada reuni de britto... mampir di warung mendes mangkubumi 2 malem berturut-turut. Beliau rela antri dan semalem rela ora tak jagongi karena begitu kroditnya pelanggan.

Sementara banyak orang lain yang terang-terangan nggak mau antri, minta didahulukan, ya kita yang minta maaf, nggak bisa....kalao nggak bisa gak jadi order, ya nggak masalah pak/bu...Kita tetap mengedukasi budaya antri itu harus ditaati tanpa pandang bulu itu konco kenthel atau bukan.


Bahkan driver gojek yang kagak sabaran untuk nutup poin (closing point) juga berkali-kali minta didahulukan, maaf moas...harus tetap antri dimasakkan...

Jaman now yang serba instan, orang cenderung main jalan pintas, jalan tikus agar segera terwujud, sayange di Mendes kagak ada tikus yang bisa disogok....

Pokokmen harus antree sampai tertulis sold out karena sejak seminggu lalu kita sold out setiap malam...

Hahaha
#salammendes
#tempatnongkrong

Senin, 25 Desember 2017

Mendes apa adanya, enak




Kenapa mesti dusta soal rasa? Lidah itu pada akhirnya nggak bisa dibohongi dengan photo secanggih editan manapun, soal rasa adalah soal selera...bisa saja tak seindah photonya. Inilah yang bikin kapok pelanggan.

Tapi gaya Mendes adalah gaya ndeso yang jujur,sederhana, dan apa adanya. Soal photo menunjukkan fakta yang sebenarnya. Semua bisa di cek dari sumber aslinya...karena mendes bukan pengedit photo yang ulung.


Sebut saja mbak Rini Hastuti yang aseli Klaten dines di Prudential Cirebon (kini tengah pindah ke Semarang) yang semula hanya teman di FB, semalem kopi darat di Mendes Mangkubumi.

Kita nggak usah lebay atau bahkan memelintir komen pelanggan, cukup di screenshoot jadilah bukti otentik, tak terbantahkan, fair play bukan?

Kalau pelanggan ngebilang bahwa mendes itu mi lethek yang endes, itu merupakan prestasi kami yang konsisten kami jaga sepanjang segala jaman...

Hahaha...
#salammendes


#tempatnongkrong

Minggu, 24 Desember 2017

Teko Pisan Dadi Tuman






Tagline itu nggak bohong beib. Sebut saja dony dolly wasono yang hadir di Mendes belum ada seminggu, semalem datang lagi ngajak rombongan keluarga besarnya, kakak dan adik, bahkan ternyata kakak dia dapet sepupunya Samsi dharmawan, teman karibku yang fenomenal.

Kakak perempuan Donny 'Dolly' Wasono jujur mengatakan, "sorry ya mbah Mendes, awalnya saya under estimate, mi berwarna kusam dan bernama lethek begini mana enaknya sih? Ternya setelah ngerasain kuahnya....nyam-nyam pancen enak tenan mbah..."

Saya cuma tersenyum seraya ngebathin, kita mah sudah biasa diremehin begitu, sudah acapkali di pandang sebelah jidat. Saya cuma penasaran ajah, mana estri Donny 'Dolly' Wasono?

Berikutnya sebut saja Keluarga Om Erwin dari Jakarta ini. Malam yang ketiga di Yogya hadir lagi, mengulangi malam pertama. Malam kedua mereka makan sea food yang di klaim enak sama sang suami, ternyata estrinya komplin, enakan ke Mendes. Maka begitu malam ketiga tiba, mumpung masih di Yogya, target makan malam mereka ke mendes untuk mencobai seluruh menu....ya seluruh menu dilahap sampai ludhes tanpa sungkan dan malu...mantabs jiwa

Perhatikan baik2, photo dibawah ini aseli bukan editan, orang yang di dalam photo itu nyata dan bersedia jadi saksi hidup...

Hahaha...
#salammendes
#tempatnongkrong

Sabtu, 23 Desember 2017

Pelanggan Mendes Sudah Tiba





Natal kurang sehari, tetapi pelanggan dari berbagai kota seperti Surabaya, Jakarta, Tangerang dll silih berganti mendarat di Mendes Margo Utomo.

Om Agung Sutopo dengan estri dan satu anaknya semalem tiba2 saja muncul dalam kondisi nasi beras jagung habis, acar juga habis tapi masih beruntung ada mi goreng. Pesanan nasi goreng mendes dengan telur asin belum bisa terlayani...

Demikian pula Susilo Yori dari Jakarta hadir bersama keluarga besarnya, estri, adiknya dan ibunya. Mereka semua menikmati mendes dengan nikmat.

Mas Priyanto ahlinya tempe dari Jakarta, dua malem berturut-turut hadir makan malam di Mendes, ini sesuatu banget...

Om Himawan Ary Nusantara hadir bersama putrinya sampai nggak sempat njagongi dan swa photo karena rame...

Om Dwi Wibowo dari Surabaya tidak ketinggalan mendarat dengan keluarganya, bahkan sempat kirim photo meja makan punya warung...hmm

Juga mbak Teodora Winda Mulia hadir lagi dari Surabaya, sayang photone nggak jadi karena lowbatt opo pie...

Pokokmen thanks berat untuk pelanggan lama yang update di Mendes.

Salam damai, salam mendes

Jumat, 22 Desember 2017

Pelanggan Mendes dari Jakarta




Namanya Mas Priyanto, kerjaan utamanya buat tempe yang non GMO (Genetically Modified Organism), yaitu mahkluk hidup yang telah ditingkatken kemampuan genetisnya melalui rekayasa genetis.

Tanaman yang sudah mengalami diproses macam itu, estilahnya proses transgenik dan beredar di Indonesia adalah kedele dan jagung. Sehat bagi tubuh apa enggak?


Kalo mi mendes itu jelas genah cetho sehat...buktinya Mas Priyanto ini sudah berkali-kali hadir di Mendes, bahkan meeting soal GMO dan Prebiotik aja di Mendes...

Rabu, 20 Desember 2017

Mremo Liburan





Bisa disimpulkan bahwa Mendes Magkubumi rame pembeli itu karena dominan pengaruh faktor tempat yang strategis, estilahnya ada di ring satu tujuan wisata. Parkirane jembar, intinya hoki ada disini.

Tiba-tiba saja ada 8 bis dari Bandung masuk parkir bongkar penumpang di sini. Dan klopnya, stock bahan material warung lebih dari cukup karena sejak Minggu kita sudah antisipasi extra stock bahan. Kalao dalam dunia pemancingan, umpan kita disantap ikan....straik (jowo)...sangat sensasional

Warung kelihatan krodit sejak buka, padahal sebenarnya semrawut. Untungnya crew Mendes adalah orang dewasa yang sudah pengalaman melayani pembeli, harus ramah tanpa marah... sehingga sistem dan prosedur antree tetap ditaati supaya semua terlayani secara adil dan hepi.

Keberkahan ini kita sebut mremo liburan mengingat mereka datang entah kapan lagi, mereka seperti angin...datang nggak kulonuwun dan pergi tanpa pamit tapi datang mampir makan bakmi...

Besok jumat ada info lagi, mendarat 16 bis dari Jakarta bongkar penumpang di warung tanpa diundang...mancing mania mantabs

Hahaha
#salammendes
#tempatnongkrong

Selasa, 19 Desember 2017

Pelanggan lama mulai berdatangan






Satu persatu kawan yang sudah pernah ngerasain mi lethek mbah mendes datang kembali. Ternyata mereka tidak kapok.

Photo closeup sendirian itu adalah Om Erwin dari Jakarta yang tempo hari ngecek sendiri keberadaan Posko Mangkubumi dalam rangka memberikan bantuan bencana dari kawan-kawan alumni SMA Kanisius Jakarta.

Kali ini datang membawa estri dan kedua belah hatinya. Dia sebenarnya ragu ngajak estrinya mampir ke Mendes karena estrinya sangat kikrik kalo soal selera makan bakmi. Ngga tahunya sang estri sangat cocok dengan taste mendes....sungguh bakmi ini enak tenan mbah....demikian komentarnya sambil berbinar sukak.

Bahkan dia bertanya, basi nggak yang mi goreng saya bungkus naik kereta sore sehingga pagi sampai Jakarta buat sarapan? Kujawab aman...smakin suka cita dia...

Sedangkan kedua penampakan cowok dekil ini Donny 'Dolly' Wasono yang tinggal di Tangerang ketemu tahun lalu saat Mendes masak di Kampung Aer BSD. Kali ini ngajak temannya hadir langsung ke warung. Diapun berjanji ngajak estrinya ke sini...

Donny 'Dolly' Wasono ini dog trainer, pelatih anjing, simak baik-baik bahwa saya nggak minta dia nglatih saya...catet tuh, paham?

Hahaha...

#salammendes
#tempatnongkrong

Senin, 18 Desember 2017

KEBANAN





Saat melintas di Jl Mangkubumi, kulihat ada seorang miskin yang berjalan sempoyongan karena mungkin lapar dan akhirnya dia duduk dipinggiran pot besar untuk melepas lelah sejenak.

Saat itu saya bersyukur bahwa untuk urusan perut bukan menjadi kendala bagiku. Begitu sampai di warung mau makan dan minum banyak variasinya. Tinggal bilang anak buah yang ada di warung, makan tersedia cukup...


Di saat orang miskin itu duduk melepas penat, melintaslah di depannya pengemis berbaju compang-camping. Orang miskin itu menghela nafas dan bersyukur, masih untung dia tidak menjadi pengemis.

Pengemis itu berjalan ke arah Tugu. Mendadak dari barat terdengar raung sirine ambulance membawa orang sakit menuju RS Sardjito. Kontan pengemis berhenti dan menghela nafas. Bersyukur dia tidak sakit, kalo sakit dia tidak dicover BPJS karena belum ndaftar.

Orang sakit yang ada di ambulance itu sering meringis kesakitan saat ambulance bergoncang agak keras. Setalah di UGD diperiksa dokter, dia harus mondok dan dibawa masuk ke bangsal opname.

Saat dibawa ke bangsal dia berpapasan dengan pasien yang baru saja meninggal yang diiringi isak tangis keluarganya.
Pikiran orang sakit ini tercenung, ah...bersyukur aku masih hidup, hanya sakit, aku harus sembuh...

Hanya orang mati sajalah yang tidak bisa bersyukur, baik mati raganya mauun mati imannya. Oleh karena itu selagi masih hidup bersyukurlah dalam segala hal.

Jadi...meski semalem saat melintas di jl Mangkubumi njur ngelindas paku sehingga pagi ini kebanan, tetaplah bersyukur...

#salammendes
#tempatnongkrong

Minggu, 17 Desember 2017

Bersatu dengan semua kawanmu




Konco lawas sing mbiyen mung kenal kethek, ngerti rupane ora ngerti jenenge mergo bedo klas bedo angkatan, saiki teko warung yo rung kenal tenan mergo diajak Aloysius Christihapsoro, iso ngakak bareng, terutama pembicaraan lelaki dewasa ...

Itulah ajibnya sebuah warung. Hampir setiap malam dapat kenalan baru, dari teman lama yang membawa teman yang lain, dari teman medsos yang kopi darat, dll..


Owner Pos Ketan Legenda Yogyakarta ini memang maniak Plencing Van Mendes yang ber taste manis pedhas, sehingga semua kawannya didoktrin makan plencing. Katanya semua bilang enak, entah jujur entah tidak...tapi itu berasa edyan kabeh...

Sama rata sama rasa. ingat semboyan ini?

hahaha

#salammendes
#tempatnongkrong

MALIOBORO




Anda tentu tahu bukan? Bahwa Malioboro itu adalah pusat wisata kota Yogya? Waow...simak baik-baik penjelasan berikut.

Selama 24 jam beib...selalu ramai dikunjungi orang, baik domestik maupun mancanegara. Sampai ada pepatah, belum ke Yogya kalau belum swa photo di Malioboro...sangat sensasional beib...


Tahun 2017 banyak pembangunan yang dilakukan oleh pemda Yogyakarta dalam rangka menata Malioboro yang lebih ramah untuk pejalan kaki. Estilah kerennya, dibangun pedestrian, untuk kongkow-kongkow menjadi mantabs jiwaa...

Mulai dari titik Nol sampai Tugu akan dibangun pedestrian. Kawasan ini ditata lebih artistik dan menarik. Apalagi diwaktu malam, lampu-lampunya kelihatan bersinar indah.

Nah, mi lethek mbah Mendes Mangkubumi ada di depan station Tugu beib...persis kidule KR. Dimana anda bisa parkir disitu, bis sekalipun muat 15 buah. Sehingga setelah makan mi mendes yang enak anda bisa selfi di Tugu atau jalan-jalan di Malioboro, mobil terparkir dengan aman, hati anda tentrem...

Ini bukan iklan, tapi ini fakta ...kandyani ogw
Hahahaha...
#salammendes
#tempatnongkrong

Sabtu, 16 Desember 2017

Alumni SMA Stece 81





Dasar Mendes, memang ndeso sehingga waktu jaman old di sma kurang gaul sama anak2 stece yg semuanya cewek cakep...

Kini setelah tuek kudu gaul gegara bakul bakmi, sehingga dirubung nenek stece yang cantik2 tetap saja kagak grogi.


Coba, apa sih yg digrogiin dari seorang nenek stece? Kecuali cerewetnya kayak pasar malem...dan ini yang kita cari...mulutnya adalah alat marketing yang jitu hahaha....

Teko pisan dadi tuman beib...

#salammendes
#tempatnongkrong

Jumat, 15 Desember 2017

Akhir Tahun Bali Terpuruk




"Saya dari Bali mas...baru pertama kali ini mampir ke Mendes" Begitu jawabannya saat kita tanya dari mana mas? Lah bukannya Bali ramai saat akhir tahun?

"Bali terpuruk akhir tahun ini mas. Semua gara2 gunung Agung meletus, abunya kemana-mana membuat pesawat terbang gagal karena takut mengudara"

Woh....semula kita tidak terpikirkan sampai sejauh itu. Bersyukur bahwa meski anda bencana banjir di Yogya tidak berpengaruh signifikan terhadap perekonomian setempat.

"Singapura saja sampai mengeluarkan travel warning, akibatnya banyak turis asing cancel ke Bali. Okupansi hotel kebalik, bukan 80% tetapi tinggal 20%..."

Hadew....nderek prihatin moas...

Kamis, 14 Desember 2017

Backgroung On Mendes





Jaman now, apabila anda ke Mendes Mangkubumi, saat anda menjadi orang yang bejo, penuh hoki, maka mata anda akan tercuci...

Backgroung banner Mendes sudah bukan mainstream lagi, parkir sudah bukan kendala, ngerasakan nikmatnya kuah mi mendes bukan menjadi target lagi, semuanyah sudah out of the box...


Kini saatnya perhatian harus difokuskan kepada pandangan mata anda...

Padune jelalatan dagadumu...
Hahaha...
#salammendes
#tempatnongkrong

Rabu, 13 Desember 2017

Sulit bukan berarti tak bisa



Memang, tidak mudah mengubah mindset, apalagi mindset soal makan yang sudah menjadi kebiasaan lama.

Kita orang Indonesia sudah menjadi kebiasaan turun temurun bahwa makan itu harus dengan nasi. Nasi adalah makanan pokok.


Sejalan dengan berkembangnya ilmu pengetahuan, bahwa nasi itu sering menjadi sumber masalah kesehatan jika dimakan malam hari, maka peluang untuk mengganti makan nasi itu terbuka.

Edukasi soal kesehatan lah yang harus dikedepankan. Kita tahu bahwa glikemik indeks nasi itu tinggi, gampangane omong, karbonya tinggi. Nah karbo ini harusnya diubah menjadi energi, namun bila stelah makan karbo terus tidur maka karbo ini tidak menjadi energi gerak, tapi hanya tertimbun.

Penimbunan karbo yang berbentuk gula terus menerus akan menimbulkan banyak masalah kesehatan manusia. Itu saja intinya.

Kebetulan mi lethek terbuat dari tepung tapioka (singkong) yang notabene rendah karbo sehingga cocok untuk mengganti makan siang dan makan malam, itu saja edukasinya.

Meski begitu perlu waktu 6 bulan untuk mengedukasi masyarakat biar paham kesehatan dengan bersedia mengganti makan siang dengan mi lethek, seperti para dosen dari STTNAS Yogykarata ini.

Selamat maksi pak dosen...
#salammedes
#tempatnongkrong
#maksipenggantinasi

Selasa, 12 Desember 2017

Makan malam di mendes mangkubumi



Malam yang cerah dengan kedatangan teman untuk makan malam di warung.

Ibu dosen ini sudah nyidam mendes beberapa minggu sebelumnya dan baru malam ini bisa menuntaskan nadarnya makan mi godog...

Saat disajikan agak terkejut, woh kog porsinya banyak? Tapi toh ternyata habis jugak...


Hahahaha
Salam mendes

Senin, 11 Desember 2017

Marketing Palugada


Apa sih yang gak ada buat kamu? Kita nih palugada, apa aja gua ada buat kamu...

Mau ganti velg keren di warunge mbah Mendes, bisa....iya bisa.

Anda tinggal pilih velg yang keren dari Banoli Variasi kemudian rendesvous pasang velg di warung, kenapa tidak?

Anda tidak usah posing mikirin fee buat warunge mbah Mendes, gratis mbree...iya gratis tanpa fee, wong itu bisnis kalian kog, ngapain ane minta fee? Makan ajah mi goreng plus wedang jahe sehabis pasang velg maka bisnis kita sudah jalan bareng ....

Hore bukan? Bisnis itu harus horee biar passion kian kenthal, jaringan kian luas dan solid...

Minggu, 10 Desember 2017

Rasa masih standard



Sebagai pengelola warung, jangan hanya percaya saja dengan ketrampilan memasak chef. Sekali waktu harus di cek rasanya. Ini demi kepuasan pelanggan.

Dan semalem mendadak kita minta dibuatkan nasi godog van mendes, ternyata rasanya masih tetap ngehitz, benar nih...kita kagak bohong...rasa gurih kuahnya tetap lembut menjalar ke seluruh permukaan lidah anda pada saat seruputan pertama. Nggak percaya? Cobalah ke Mendes Margoutomo 22.

Soal rasa anda nggak usah kawatir, soal parkir anda juga gak perlu galau, soal cuci mata di Malioboro dan Tugu anda juga gak usah repot, hanya dekat....kurang apa coba? coba?

Hahaha

Kamis, 07 Desember 2017

Tamu dari Freeport Irian



Jauh-jauh dari Freeport Irian hadir ke Yogya kog sing dituju ya mi lethek, bukankah ini membikin bangga?

Rupanya mi lethek sudah merupakan mahnet selain gudeg Yogya. Terima kasih kawan sudah mampir,,,

Salam mendes

Rabu, 06 Desember 2017

Arek Cantik Surabaya Dolan Neng Mendes




Orang surabaya saja menfokuskan Mendes sebagai tujuan wisata kulinernya saat piknik ke Yogya.


Kenapa anda masih belum merapat?


Pokokmen nggak usah posing soal rasa, ngga usah posing soal parkir, lokasi dekat Tugu kalo mau selfi, dekat Malioboro kalau mau jalan2 cuci mata...


Buruan...
Hahahaha

Selasa, 05 Desember 2017

Power of Medsos



Apa saya kenal Mamah Muda yang cantik ini? Saya juga bingung saat dia memanggil namaku dan mengajak jabat tangan.

Semalem mahmud ini hadir di warung Mendes Mangkubumi bersama suami dan kedua anaknya yang menginjak ABG. Kehadirannya tentu menambah hangat suasana, teman facebook katanya, tetap saja nge bleng kepalaku,,,,hadeh

Kalo Alb Agung Kunto Anggoro kenal dengannya itu wajar, wong dia profesine sebagai wartawan sing senengane tlusuban mencari warta, kudu akeh kancane!


Sedangkan saya akhir2 ini akeh konco anyar dari dunia maya karena punya modus promosi mi lethek mbah mendes, jadi saat ketemu njur celingukan begini mah sudah biyasa, yang penting hepi...

Hahahaha

Senin, 04 Desember 2017

Generasi Milenia




Nggak usah kawatir dengan generasi anakku ini. Saat ada bencana, saat kita mendirikan Posko Mangkubumi, mereka gerudukan hadir, mereka kita kasih kepercayaan untuk mensortir pakaian layak pakai sumbangan dermawan, mereka sanggup meloundri sendiri sampai kering. Berjam-jam mereka menguasai londri coin hingga pakain bersih dan kering, tidak tanggung-tangung 350 kg beib...

Mereka sedang bertumbuh untuk menjadi pribadi yang dewasa dan mandiri pada jamannya. Tenang saja, jiwa sosial mereka juga tidak punah. Justru kita sebagai ortu yang harus berjiwa besar untuk memberi kepercayaan kepada mereka...terbukti mereka tidak radikal...

Kunci kontak L300 Mendes pun kita kasih saat kutanya ada yang punya SIM A, afdol bukan? Mereka ubyang-ubyung menguasai londri dengan gembira, ihklas, itulah yang kita suka,

Padahal esoknya ujian, UAS. Tapi mereka juga belajar di Posko, sampai tadi malem mereka masih silih berganti menyambangi posko, dan mereka tak lupa belajar, karena itu tugas wajib mereka...

Dan kita tekankan kepada mereka, bahwa saat UAS tak perlu kita doakan, sebab UAS tidak mengancam jiwa mereka. Satu2nya jalan untuk sakses UAS hanyalah belajar, tak ada yang lain. ingat itu Nak...

Hahaha...
#salammendes
#tempatnongkrong

Minggu, 03 Desember 2017

Dikunjungi kawan lama



Betapa bahagianya dikunjungi kawan lama yang sudah lama sekali tidak ketemu, barangkali sudah 35 tahun berpisah semenjak kuliah, ini tiba-tiba muncul setelah mendengar mi mendes sak almameter.

Padahal mereka sudah tahu ada Mendes Meguwo, namun karena tempatnya yang strategis, parkirnya luas, mereka memilih berkunjung ke Mendes Margi Utomo.


Terima kasih kawan...
Salam Mendes

Sabtu, 02 Desember 2017

Mendes Margo Utomo Rame




Di Jl Mangkubumi ini anda tidak usah pusing mikirin soal parkir. Tempat luas di dalam dan aman. Sehingga anda nyaman untuk makan.

Sudah begitu lokasinya dekat dengan Tugu Yogyakarta yang fenomenal, dan tak jauh dari Station KA Tugu serta dekat ke Malioboro.


Kenapa anda tidak segera meluncur ke sini? Lihatlah....sudah banyak pelanggan baru mendarat di Mendes...

Salam hangat salam mendes

Jumat, 01 Desember 2017

Kesempatan dalam kesempitan




Hais...saya sih selalu berpikir positip, dalam kesempitan waktu dan keramaian kawan2 di Posko Mangkubumi, begitu melihat mbak-mbak yang bening nan cantik dari kosmetik Ultima Jakarta, tanpa grogi dan ragu kita samperin untuk meminta mereka berphoto jadi artis mendes...

Nggak punya maksud apa-apa mbree, tenin!....hanya biar hidup ini menjadi lebih hidup...Hidup Mendes!


Selanjutnya terserah anda sajalah...yang penting hepi....
hadeh, sampai lupa tanya nomor WA mereka hahaha