Kamis, 15 Februari 2018

Burung Gagak







Dahulu burung gagak itu bulunya hitam, entah sekarang karena sudah gak pernah nemoni gagak terbang diatas langit rumah, mungkin sudah punah.

Nah rumor yang melekat padanya adalah gagak itu pengabar kematian dan itu tidak terlalu salah mengingat gagak adalah pemakan bangkai, mungkin dia sudah mencium bangkai orang?

Hubungannya dengan Alb Agung Kunto Anggoro III apa? Teman-teman sajalah yang rodo nakal, pasalnya pada setiap kematian seorang kawan, jauh dari Denpasar bisa-bisane ngepas dia melayat di Yogya atau bahkan dimanapun sripah itu berada. Mungkinkah dia keranjingan sukmane burung gagak, atau gagak menitis kepadanya?

Padahal bagi Mendes, kehadiran dia membawa berkah, karena dia selalu membawa kawan baru, sangat bertolak belakang dengan brand image yang melekat padanya. Ini pembunuhan karakter...Lha wong dia mantan wartawan, dia roadshow kemana-mana dalam rangka mencari sesuap nasi...

Semalem saat saya komplin karena asap rokoknya mengenai wajahku, justru menjelaskan secara linguistik sebutan perokok pasip, itu salah. Dia menekankan bahwa saya bukanlah perokok. Jadi jangan disebut perokok pasip!

Yang serem, disaat kawan-kawannya pamit duluan, dia membenarkan duduknya supaya enak untuk cepat-cepat semedi nglolos sukmo, nglalang buwono, berjalan antar waktu, star trek...mendaftar sukma yang perlu diprioritasken penyelamatannya.

Hahaha...

#salamsehatmendes
#makanlokalsehat