Minggu, 22 April 2018

Sendok Panjang Sendok Kerjasama




Suatu hari paman Ben dan keponakan Jo pergi ke sebuah restoran di negeri entah berantah. Ini restoran unik sak dunia karena pembeli diberi kuis dahulu sebelum makan. Apabila calon pembeli tidak bisa memecahkan kuis maka tidak diperkenankan makan disitu.

Kuis dipersiapkan oleh tim kreatif restoran ybs. Sehingga soalnya berubah-ubah dan banyak tool nya. Tim kreatipnya ada beberapa grup untuk melayani calon pembeli yang berdatangan.

Paman Ben dan Keponakan Jo diajak masuk ke ruang tes kuis. Di dalam ruang itu ada 1 buah meja ukuran top table 1 m x 1m. beserta 2 buah kursi makan. Di atas meja ada dua piring kecil (lepek) berisi bakmi goreng van Mendes dan dua buah sendok sepanjang 2 m. Keduanya diminta makan dengan sendok panjang itu secara normatif, pegang sendok dengan ujung yang satu ambil bakmi dengan ujung yang lain.

Tim kreatif menunggui disitu. Jika dalam 15 menit tidak bisa memecahkan masalah makan, mereka diminta jajan di restoran lain. Hard code, No permisive!

Tak ada 5 menit Paman Ben solved the problem. Paman Ben melepaskan egoismenya dan mengajak Keponakannya Jo untuk saling suap menyuap mi goreng van Mendes itu. It is very simple...
Demikian pula dalam bisnis, masalah yang tidak bisa dipecahkan secara personal bisa saja minta bantuan advice kepada komunitas supaya blocking mentalnya terbuka.. Memang, pada akhirnya masing2 personal berbeda dalam mengambil sikap untuk mendapatkan benefit dari sebuah komunitas

Namun apabila bersikukuh pada egoisme sendiri, merasa paling jago, ya terserah, makanlah dengan sendok sepanjang 2 m itu.

Kerjasama lebih memudahkan bisnis anda berkembang dan mengatasi banyak masalah tanpa masalah. Masih nanya bukti kongkritanya? Datang saja ke BJBR, disana ada mi lethek mbah Mendes...itu di negeri entah berantah mbree, yang bernama Probolinggo.

Hahaha...

#salammendes

#cemilanbisnis

FootNote : jangan membebani masalah kepada Mendes, karena disini sudah banyak masalah.