Senin, 25 Juni 2018

Ganjar Pranowo Kirab Start Dari Warung Mendes





Malam ini Mendes Mangkubumi dibikin heboh sama kehadiran mas Ganjar Pranowo. Ternyata beliau hadir ke halaman depan warung hendak kirab dengan bregodo mataram menuju ke Tugu Yogyakarta. 

Entah apa tujuannya, faktanya belum lama dia berkirab keluar dari halaman parkir, njur hujan deras...penting bagiku bisa motret dia dari dekat saja sudah sukak... 

Hahaha

Minggu, 24 Juni 2018

Mendes Masih Ramai Kala Liburan





Malam ini mau kemana mbah? Maksud hati mau ke Sorobayan, tetapi mendadak ada chat masuk dari Chef Mangkubumi bahwa tangan dia terkilir saat semalem.bikin mi goreng 6 porsi pesanan pelanggan sekaligus hingga minta ijin untuk off.

Untung masih ada satu chef yang juga sudah mrantasi sehingga roda pelayanan dijamin aman terkendali.

Cuma harus ada pergeseran tugas. Sang kasir harus bergeser jadi assisten chef untk siapkan uborampe sayur, dan toping daging, bawang goreng serta sledri saat siap saji juga kasih info nomor urutan keberapa pesanan mesti diantar.


Mbah Mendes macak jadi kasir dan penerima tamu. Tugas yg berhubungan dengan pelanggan dan duit inilah yang disuka.

Ada pembeli dari Kebumen yang tahu tapi tak kenal dengan Banoli Variasi, ada sepasang kekasih pegawai Kereta Api yang berasal dari Bandung, ada juga gadis2 belia yang katanya sudah sering ke mangkubumi..dan masih banyak lagi, pendeknya semua kita sapa dengan ramah...termasuk driver Grab tentunya.

Dan malam ini sesuai bingit dengan harapan saya. Pelanggan datang mengalir kontinyu tiada berhenti sejak habis mahgrib. Satu orang chef praktis tak sempat mainan hp android karena harus pegang wajan dan serok...ane paling sebel kalo pelanggan datang bareng mak regudug dan kabeh pengin cepet, bikin teren beib...

Lihatlah chef dibelakangku, sampai nggak bisa bilang R, tapi L karena celat...hahaha

#salammendes

Selasa, 19 Juni 2018

Mahnet Perkoncoan Mendes (3)





Syawalan adalah moment yang tepat untuk reuni, temu kangen, silaturohmi dan halal bihalal. Demikian pula kawan2ku SMPN Sanden angkatan tahun 76 Dan ini kesempatan emas untuk mempublis produk kepada mereka, untuk mengabarkan, mensiarkan bahwa saya bakul mi lethek, simple bukan?

Sesekali saya sudah infokan lewat WAG bahwa mi mendes Sorobayan sudah soft opening 16 Juni 2018 kemarin saat lebaran kedua. Info yang saya kemas dalam bentuk soft selling ternyata mereka simak dengan baik, meski kami lama tidak bertemu.


Dan saat renuni sengaja saya dandan beda dengan mereka yang kebanyakan berpakaian batik dan berpeci. Saya macak jadi photographer amatiran, pakai kaos sablonan mendes dan bertopi blankon. Jepret sana, jepret sini, duduk sana duduk sini berlagak ambil gambar, padahal hanya ingin menajamkan branding, inilah mendes...trik yang alami bukan?

Padahal mereka adalah orang2 berpotensi di daerah Mendes Sorobayan, sebut saja ada Pak Lurah Murtigading Sanden Sutris, ada om Sigit Sigid Riyanto mas dosen Fak Hukum UGM, ada Kepala Sekolah SD setempat, ada Bu Guru SMA1 Bantul dll...mereka bertanya, bisakah untuk rapat di warung? Untuk perpisahan? Arisan? Bukan mendes kalau tidak closing order...padahal malamnya panitia sudah bungkus banyak porsi dan menyatakan enak, bukankah ini sudah modal virus teko pisan dadi tuman?

Jadikanlah mereka agen marketingmu...
Hahaha...

Senin, 18 Juni 2018

Mahnet Perkoncoan Mendes (2)




Dulu...tahun 98 sd 2000 saya pernaeh kerja di pabrik meuble eksport di Semarang. Kala itu jabatan panas yang saya emban adalah Assistant Manufacturing Manager. Kami mempunyai GM seorang bule Ostrali yang baik hatinya. Aku bilang jabatan panas karena sebagai karyawan dimanapun masih ada kemungkinan untuk di PHK entah dengan cara mengundurkan diri atau bahkan dipecat.

Saat itu temanku banyak dan sekarang smakin banyak, diantaranya Yohanes Kastiono sebagai Production Manager, Narko Sinyo ada di bagian gudang, dan ada Aryani Indhiastuti di bagian Personalia


Saya dibantu seorang sekretaris Alifa Kurniawati juga staff Trie Maniez. Kerja kami solid. Sekretaris saya adalah gadis yang penuh potensi, bahasa enggresnya fasih baik tulisan maupun lisan, filing systemnya bagus, cepat menguasai teknologi meski saat itu belum semaju sekarang. Wajar kalao pada akhirnya sekretaris itu pernah terbang ke Belgia untuk kerja disana setelah kami berpisah kerja.

Saya hanya bertahan 2 tahun pada meuble eksport yang pernah mempunyai karyawan 2.500 orang dengan fasilitas bis antar jemput ke pabrik. Pabrik itu pernah kami genjot hingga produksinya mencapai satu hari satu kontener. Sayang garden furnitur itu harus tutup akibat mis manajemen setelah kami risain dari sana. Kasihan banyak karyawan terPHK tanpa pesangon, infonya begitu karena saya sudah diluar...

Nah sejak tahun 2000 an itu saya putus nyambung komunikasi dengan banyak kawan disana, termasuk dengan Alifa Kurniawati mantan sekretaris penuh potensi itu. Berkat medsos kami terhubung kembali dengan beberapa orang meski tidak seaktif saat kerja bareng.

Info yang kudapat Alifa Kurniawati kerja di Jakarta, Trie Maniez masih di Semarang dan Narko Sinyo di NTB.

Yang saya kaget adalah ketika malam kemarin ada chat masuk dari nomor baru (belum bernama kontak)

"Mas Hanung, Alifa Kurniawati ada di warung mie mendes Sorobayan ki, Jauh-jauh gak ketemu piye ki."

Hah? Dia dari Jakarta mudik ke Semarang dan dari Semarang ke Banglades (Bantul Selatan Bagian Desa) ngedrive 4 jam nggak ketemu lagi...karena malam itu saya lagi sidak di Mangkubumi. Maafkanlah daku beib...miss you full

Artinya, rekam jejak digital saya nggak begitu jelek pada masa lalu, tidak tersangkut korupsi dan chat porno maupun selingkuh ....buktinya banyak kawan lama hadir kembali untuk menjenguk warung yang lethek ini, meski menurut Nurhayati Nirmalasari saya tidak sangar jadi GM Mendes, aku sudah terlanjur bangga macak GM Mendes...yo wis ben

Hahaha..
.

Minggu, 17 Juni 2018

Mahnet Perkoncoan Mendes





Awalnya heran saja ketika Kepala Badan Ketahanan Pangan Agung Hendriadi tilpun, terhenyak sesaat, ngapain pejabat dibawah Menteri Pertanian tilpun Mendes? Namun karena kesibukan soft opening di Mendes Sorobayan lantas lupa tilpun balik.

Justru semalem chat masuk dari Mas Rektor Universitas Parahiyangan Bandung bahwa malam ini teman-teman dia ALumni SMA 6C Yogya hendak reuni di Mendes Meguwo akan hadir juga Om Agung Hendriadi itu, jebul alumni 6C toh?

Jadi inget waktu itu dekade tahun 80 an, saat cewek2 SMA6C tanding basket dengan cewek2 SMA Santa Maria di lapangan basket SMAJohannes de Britto. Lah beberapa orang siswa JB lihat sebagai supporter disana. Dasar anak muda entah nyorakinya keterlaluan hingga cowok SMA 6C tersinggung.

Siang berikutnya anak2 SMA6C nggeruduk ke SMA De Britto dengan deru motor terdengar gemuruh dari dalam kelas. Untung Satpam sigap, gerbang ditutup, kepala sekolah dan romo rektor meradang cegat siswa untuk tidak keluar sekolahan, padahal dari pagi kita sudah siap tempur dengan rantai sepeda, sabuk, pentungan dll...hahaha serem juga kala itu...

Lagi tengah ngelamun mendadak tilpun berdering dari Om Agung Hendriadi, tanya lokasi mendes meguwo sebelah mana? Dia teman baikku saat kuliah, suka duka belajar bareng sesama anak kos, jajan bareng seadanya...balok goreng alias singkong goreng tanpa keju, atos penting bikin wareg sebagai teman belajar...

Habis kupandu lokasi Mendes Meguwo masih nilpun lagi? Katanya aku wis tekan Mendes, kog kamu nggak ada? Iya, aku di Mangkubumi jawabku. Mangkubumi ditinggal, kau kesini...

Pejabat edan, berani nyuruh2 bakul bakmi yang bukan anak buahnya. Bukannya saya grogi jumpa dengannya, justru bangga aku bisa panggil namanya Gung...tanpa pake embel2 bapak apalagi kusebut panggilan mesranya Kempot karena dari kuliah sudah ngerokok sampai pipinya kempot...

"Nung, bakmi lethekmu selalu saya sebarkan ke seluruh Nusantara lewat Kementan karena ini pangan lokal sehat, ayuk geser gandum dari Nusantara. Kamu bisa mencaplok 25% pasar saja sudah sakses besar"

Banyak benefitnya bisa jumpa kawan lama setelah menembus kemacetan Yogya. Kaget juga ketika sampai warung Mendes, Meguwo lihat mobil berjajar rapat kaya parkiran Terminal Kampung Rambutan, mayoritas plat B...

Senangnya silaturohim dengan mereka, sayang, Om Paulus Sukapto, mas rektor Univ Parahiyangan mendadak dipanggil untuk balik Bandung, biasa ada meeting penting kilahnya...

Hahaha...
#salammendes

Minggu, 03 Juni 2018

PRIA INI MAU MELETHEKKAN INDONESIA, APA MAKSUDNYA?







Mari bergabung buka warung mi lethek untuk melethekan Indonesia, mencerdaskan lidah bangsa Indonesia...



#salammendes