Senin, 18 Juni 2018

Mahnet Perkoncoan Mendes (2)




Dulu...tahun 98 sd 2000 saya pernaeh kerja di pabrik meuble eksport di Semarang. Kala itu jabatan panas yang saya emban adalah Assistant Manufacturing Manager. Kami mempunyai GM seorang bule Ostrali yang baik hatinya. Aku bilang jabatan panas karena sebagai karyawan dimanapun masih ada kemungkinan untuk di PHK entah dengan cara mengundurkan diri atau bahkan dipecat.

Saat itu temanku banyak dan sekarang smakin banyak, diantaranya Yohanes Kastiono sebagai Production Manager, Narko Sinyo ada di bagian gudang, dan ada Aryani Indhiastuti di bagian Personalia


Saya dibantu seorang sekretaris Alifa Kurniawati juga staff Trie Maniez. Kerja kami solid. Sekretaris saya adalah gadis yang penuh potensi, bahasa enggresnya fasih baik tulisan maupun lisan, filing systemnya bagus, cepat menguasai teknologi meski saat itu belum semaju sekarang. Wajar kalao pada akhirnya sekretaris itu pernah terbang ke Belgia untuk kerja disana setelah kami berpisah kerja.

Saya hanya bertahan 2 tahun pada meuble eksport yang pernah mempunyai karyawan 2.500 orang dengan fasilitas bis antar jemput ke pabrik. Pabrik itu pernah kami genjot hingga produksinya mencapai satu hari satu kontener. Sayang garden furnitur itu harus tutup akibat mis manajemen setelah kami risain dari sana. Kasihan banyak karyawan terPHK tanpa pesangon, infonya begitu karena saya sudah diluar...

Nah sejak tahun 2000 an itu saya putus nyambung komunikasi dengan banyak kawan disana, termasuk dengan Alifa Kurniawati mantan sekretaris penuh potensi itu. Berkat medsos kami terhubung kembali dengan beberapa orang meski tidak seaktif saat kerja bareng.

Info yang kudapat Alifa Kurniawati kerja di Jakarta, Trie Maniez masih di Semarang dan Narko Sinyo di NTB.

Yang saya kaget adalah ketika malam kemarin ada chat masuk dari nomor baru (belum bernama kontak)

"Mas Hanung, Alifa Kurniawati ada di warung mie mendes Sorobayan ki, Jauh-jauh gak ketemu piye ki."

Hah? Dia dari Jakarta mudik ke Semarang dan dari Semarang ke Banglades (Bantul Selatan Bagian Desa) ngedrive 4 jam nggak ketemu lagi...karena malam itu saya lagi sidak di Mangkubumi. Maafkanlah daku beib...miss you full

Artinya, rekam jejak digital saya nggak begitu jelek pada masa lalu, tidak tersangkut korupsi dan chat porno maupun selingkuh ....buktinya banyak kawan lama hadir kembali untuk menjenguk warung yang lethek ini, meski menurut Nurhayati Nirmalasari saya tidak sangar jadi GM Mendes, aku sudah terlanjur bangga macak GM Mendes...yo wis ben

Hahaha..
.