Jumat, 27 September 2019

Mi Lethek Godog Van Mendes




Kali ini ada jejak digital Mas Priyanto juragan dan pakar tempe dari Bekasi di warung Mendes Mangkubumi. Sayang semalem gak bisa bertemu karena lagi di Mendes Meguwo dan sedang menjadi host pada acara HUT Kagamatp ke dua bersama Nurhayati Nirmalasari.

Terima kasih sudah mampir dan selalu mampir menjenguk yuniornya di warung. Semoga mi godog dan wedang uwuh bisa sedikit mengobati kerinduan...

Salam sehat salam sukses masbro...

Rabu, 25 September 2019

Apa urusan anda bertanya begitu?



Urusan memilih menu yang sesuai selera terkadang bisa njelimet atau easy going, tergantung dari buyer yang bersangkutan.

Justru pengalaman yang cenderung simple adalah buyer asing. Mereka lebih jelas mengekspresikan rasa yang diminta, tidak pedas, tidak pake sayur, tanpa daging atau telur.

Buyer domestik justru lebih kikrik. Sudah dibilang mi goreng atau mi godog itu taste nya gurih, hanya mengerinyitkan dahi. Dijelaskan plencing goreng atau godog itu manis pedas, hanya geleng kepala.

Rasanya saya pengin menghardik, lantas apa urusan anda bertanya ini itu tapi nggak beli? Macak jadi ketua bal-balan ya?

Hahaha...
Selamat pagi, salam Mendes

Are you Vegetarian?



Are you looking for food for vegetarians? we can make it. mi lethek Mbah Mendes which is a healthy local food from casava noodle can be blended without eggs and without meat.

Where do you come from? oh french .... ok, we make fried noodles without eggs and without meat. What do you want to drink? Wedang secang without sugar?

We satisfied when you said, very good... delicious... thanks... terimakasih....bye bye.

Selasa, 24 September 2019

Milenial syantik pun doyan mi Mendes


Dua dara syantik ini kita pikir cuma basa-basi tanya, sudah buka Mbah? Eh nggak tahunya langsung order mi godog dan plencing godog tanpa melihat menu karena memang kita belum buka, lagi persiapan buka sehingga buku menu belum dikeluarkan.

Lah? Karyawan muda nan syantik dari Pertamina ini ternyata doyan mi letheknya Mbah Mendes, kita boleh tersanjung dong sebab mereka mencari makanan lokal sehat rendah karbohidrat...

Ternyata mereka memilih Mi Lethek sebab Mi Lethek merupakan mi tradisional yang terbuat dari tepung tapioka dan gaplek. Dalam proses pembuatannya Mi Lethek dibuat Tanpa Pewarna (warna lethek aslinya tepung ketela), Tanpa Pengawet (hanya dikeringkan dgn matahari), serta dimasak tanpa menggunakan micin (MSG).

Mi Lethek Mbah Mendes ada 3 varian yaitu Mi Godog/Goreng (gurih), Plecing godog/goreng (asam - manis) dan Magelangan/Sego godog.

Karena rasa yang enak serta proses pembuatan yang sehat dan higienis , Mi Lethek Mbah Mendes mendapatkan banyak promosi "gratis" berupa liputan oleh media seperti :

- IMS dan OK Food Net TV
- BJM Metro TV
- BNews Metro TV
- Dr.Oz Trans TV
- Kuliner di TVRI
- Detektif Rasa Trans 7.
- Kompas TV
- TV 3 Malaysia

Mi Lethek Mbah Mendes juga sangat bangga kedatangan pelanggan-pelanggan seperti para Dokter dan Profesor Ahli Gizi dari UGM , Wakil Gubernur Jakarta, Wakil Bupati Sleman, Didik Nini Thowok, Duta Sheila on 7, Pepi, Benue Beloe, Katon Bagaskara dan masih banyak lagi.

Mi sehat rendah karbo merupakan motto kami. Monggo datang ke Mi Lethek Mbah Mendes :

## Mi Lethek Mbah Mendes Maguwoharjo (11:00 - 22:00) :
- Jl Ring Road Utara (sebelah Utara Lotte Mart atau belakang Pom Bensin), Sarirejo, Maguwoharjo, Depok, Sleman, Yogyakarta. Kode Pos : 55282

## Mi lethek Mbah Mendes Sorobayan (17:00 - 22:00) :
- Sorobayan, Gadingsari , Sanden, Bantul. Telp WA 0822-2379-1387

## Mi Lethek Mbah Mendes Mangkubumi (17.00 - 22.30 wib)
Jl. Margo Utomo no. 22 , Gowongan, Jetis, Yogyakarta. Telp WA: 0852-9313-7649

## Mi Lethek Mbah Mendes Wates (16:00 - 22:00) :
Jl Brigdjen Katamso No. 44 Wates, Kulon Progo
Telp WA: 0822-2690-2345

Salam Mendes

Romo Jayeng Keparakan Merapat ke Mendes



Bermula dari cerita kesaksian ngemi Mendes jadilah bikin penasaran orang lain, bukan begitu Romo Jayeng? Parakan Temanggung ke Yogya itu bukan jarak yang jauh untuk ukuran zaman now...

Buktinya? Kemarin sore rasa penasaran itu tertuntaskan, terjawab sudah dengan seporsi mi godog Mbah Mendes yang ludes dalam sekejap, seger...pancen enak Mbah....

Jangan kaget jika mi Mendes rendah karbohidrat ini bikin teko pisan dadi tuman...

Haha...不

Turis Australia serbu Mendes Mangkubumi


Kubilang juga apa, turis asing macam orang Australia ini peduli makanan lokal sehat, mosok orang kita belum juga merapat? 不

Mari mampir Gaes不...mi lethek Mbah Mendes adalah mi lokal sehat rendah karbohidrat. Cocok untuk diet dan pas untuk penderita diabetes.

Gadis cilik lahap mi godog


Meski masih jarang, tapi ada juga ibu bijak yang mengenalkan mi lethek sejak dini. Seporsi mi godog telab-teleb habis disuapkan.

Zaman now adalah zaman junk food dan hoax. Tantangan tersendiri untuk menyajikan makanan lokal sehat, dan ini merupakan bukti otentik bahwa Mendes bisa menyajikan mi sehat rendah karbohidrat.

Mosok kalian nggak kepo merapat ? Kalah dong Ama anak batita haha...

不不不

Mi Penghiburan



Kenapa pake istilah mi Penghiburan? Karena om Onggo baru kesripahan adiknya. Sehabis maisong terus makan malam mi lethek Mbah Mendes biar badan segar kembali. Karena hidup harus terus dilanjutkan dengan problematika nya masing-masing, harus semangat koh...Tuhan berkati...

Besok siang ketika harus balik ke Jakarta kembali ke rutinitas pekerjaan nya, ttdj ya...save flight...semoga waktu depan Tuhan masih ijinkan kita untuk Mendesan lagi.

Selalu ceria, tak lupa bahagia, semangat, salam sukses dan salam Mendes.

Kontraktor Jakarta pun merapat di mendes mangkubumi


Om Erwin ini kontraktor bangunan yang berkantor di Jakarta. Pas ada dinas ke Solo yang dia tempuh dengan nyetir sendiri naik mobil via tol selama 6 jam, mampir dulu di Mendes Mangkubumi. Weloks tenan...dengan lahap di jalan sudah bayangkan segarnya mi lethek...pesanannya jatuh pada Sego godog dimana nasinya sedikit saja, banyakin sayurnya.

Beruntung semalem datang last minute, menjelang tutup warung. Terpaut 5 menit saja sudah kecele...

Selamat menikmati masbro...不

Closing order by gojek

Beres...malam ini closing order by gojek. Bahan sayuran pas habis untuk mi goreng pedas...

Terima kasih untuk rejeki malam ini...


Sinyo kecil lahap mi Mendes



Sinyo cakep ini tidak hanya doyan mi godog, tetapi lahap memakannya dengan nikmat. Benar kata Simbah...

Dari sekian banyak ortu tetap ada yang bijak mengenalkan anaknya pada makanan lokal yang sehat. Ingat, 20% sebab dari sebuah penyakit itu berasal dari pola makan yang tidak sehat.

Selamat... keluarga yang bungkus 4 mi godog ini peduli akan makanan yang menyehatkan...

Salam Mendes 不

Dua Turis Wanita Nederland


Berbagai informasi dari manapun tentang mi lethek  toh pada akhirnya bermuara ke warung. Dua turis asing dari Nederland ini ketika menjadi kepo melihat tayangan Netflix tentang mi lethek saat di pesawat menuju Indonesia pada akhirnya mencari alamat lewat google map ke Mendes Mangkubumi.

Kali ini mereka yang ngajak photo, laiya senang toyo. Dan lebih senang lagi mereka habiskan mi goreng sampai bersih. Ketika pulang dengan hangat mengajak jabat tangan seraya berkata delicious... terimakasih dan bye bye...

Semedot rasaning ati Gaes 不....Halah lebay.

Atur sendiri pedas rasa rendang nya



Sering ada kastemer yang minta mi godog pedas banget, cabe berapa? 5 buah jawabnya mantab sambil senyum.

Kami mudah saja memenuhinya. Apalagi sekarang ada mi lethek rasa rendang yang tentunya pedas. Oleh karena itu bagian beli sayur sudah siap stock cabe rawit merah secukupnya.

Rasa rendang bisa untuk mi goreng, godog bahkan untuk nasgor pun bisa. Cobain aja kalo penasaran...

Turis Asing Vegetarian





Lagi dan lagi, mereka mencari casava noodle yang rendah karbohidrat and no meat. Itu yang sendirian berasal dari Chicago (photo atas), USA  kerja di The Jakarta Post dan sangat suka dengan mi lethek seperti Obama katanya. Halah mencatur nama Obama segala...sangat enak...bisa sedikit bahasa Indonesia.

Sedangkan yang rombongan itu pada photo bawah, yang wanita dari Rumania, yang kacamata dari Malaysia dan yang pake topi dari Jakarta. Mereka pesan mi goreng tanpa daging, karena enak maka tambah plencing goreng dan omelette, semua no meat...

Terimakasih sudah berkunjung

Magelangan Van Mendes



Ada yang nyebut nasi mawut. Isinya bakmi dicampur nasi terus digoreng gurih. Di dalam nya ada juga sayur seperti wortel, butiran jagung manis, dan potongan loncang. Terakhir topping irisan daun seledri, brambang goreng dan ayam kampung.

Rasanya gurih lembut dan gak bikin kering ditenggorokan karena digoreng tanpa micin.

Rombongan Surabaya dan Tangerang



Last order ada pembeli gabungan dari Tangerang dan Surabaya sehabis menonton pertandingan ping-pong se Asia di stadion Amongrogo. Padahal kemarin juga sudah ngemi Mendes pada menit-menit terakhir.

Kini diulang lagi karena terkena virus teko pisan dadi tuman. Setiap orang order berbeda-beda, ada Sego godog, Magelangan banyak kobis, mi godog dan mi goreng.

Padahal bersama driver dengan mobil Alphard putih plat nomor L 1009 PC kalo cuma mau makan enak yang lain tak kekurangan duit, kog ya milih yang murah meriah sehat, mi lethek Mbah Mendes...jadi tersanjung kita...

Nonik Kecil Lahap Mi Rebus Mendes


Nonik kecil dengan lahap menghabiskan seporsi mi rebus. Mama dan papanya sih sudah langganan dan berkali-kali datang ke Mendes. Malam ini mak bedunduk hadir saat last order.

Terimakasih sudah berkunjung...

Hanya satu kata, delicious!



Kami  dari Nederland sempat confius mencari tempatmu, dimanakah mi lethek Mbah Mendes Mangkubumi? Kami search nearby via google...bisa pesan bakmi secara vegetarian? Tidak telur tidak daging...

It's so simple, I Will cook for you Gaes ...

Selang 20 menit ...pesanan mi goreng dan mi godog tanpa telur tanpa daging ludes dilahap, mereka berjalan menuju kasir, I Will pay...and only one word for you.... delicious! Oh, really?  Halah lebay.

Rombongan Keluarga Besar datang Mendesan

Sebuah rombongan dari Yogya, satu keluarga besar terdiri dari 11 orang merupakan last order edisi malam ini. Mereka kumpul dan makan bersama, gitu aja ceritanya. Gak ada yang ultah atau apa, pendek nya pengin makan bakmi Mbah Mendes...

Disitu terkadang kita bertakon-takon, why? Mengapa mereka memilih Mendes? Barangkali karena mi lethek mbah Mendes adalah makanan lokal sehat, murah dan tempatnya enak untuk ngumpul serta parkir mudah.  

Nggak percaya? Coba saja sendiri Gaes ....